AMAL JAMA’I

AMAL JAMA’I

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.” (Q.S. Al Baqarah: 43)

Pengertian Amal Jama’i

Amal berarti bekerja, berbuat atau menghasilkan. Bagi seorang muslim, beramal berarti berbuat, mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya, umat dan agama. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim.
Jama’ i berasal dari kata jama’ah. Jama’ah adalah suatu perkumpulan orang-orang untuk mencapai hal-hal tertentu. Yang disebut dengan jama’ah sedikitnya terdiri dari dua orang. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama’ah maka shalatlah bersamanya.” (dikeluarkan oleh Ahmad, Daraimi, Tirmidzi, Hakim, Baihaqi dan Ibnu Hazm dari Hadits Abu Sa’id Al Khudri).
‘Amal Jama’ i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jamaah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang telah ditentukan bersama, untuk mencapai tujuan tertentu.

Pentingnya Amal Jama’I

Manusia, sepanjang zaman secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya.
Bagi manusia muslim, Allah telah mengarahkan agar dalam melaksanakan aktivitasnya dengan beramal jama’i (61:4, 3:104). Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja harus dilakukan secara kolektif untuk memperoleh tingkat kesuksesan yang tinggi. Sebab, tangan sebelah tidak bisa bertepuk. Lidi, jika hanya sebatang tidak dapat membersihkan daun-daun dihalaman.
Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin, menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh, diperlukan kerja jamaah. Dari sini, amal jama’i menjadi wajib. Karena, kaidah ushul fiqh menyatakan, “Sesuatu kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya kecuali dengannya, maka ia adalah wajib.”
Selain itu, Islam bukan agama individu, melainkan agama satu umat, satu tanah air dan satu tubuh. Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. Allah berfirman, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah dan janganlkah kamu bercerai-berai.” (3:103)

Ciri-ciri Amal Jama’i

1. Aktivitas yang akan dijalankan harus bersumber dari keputusan atas persetujuan jamaah.
2. Jamaah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi, serta struktur organisasi yang tersusun rapi.
3. Setiap tindakan dan aktivitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jamaah.
4. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama.
5. Adanya kepemimpinan dalam pengelolaan jamaah.
6. Tumbuhnya ukhuwah di antara para anggotanya.

Hikmah Jamaah

Rasulullah SAW selalu ditemani oleh para sahabat, baik itu Ali, Abu Bakar, Umar, Usman, Ibnu Mas’ud, Bilal, dll. Tentu perang Badar tidak akan pernah terjadi bila Rasulullah hanya sendirian, dan juga peperangan yang lain, karena perang membutuhkan banyak manusia yang mau berkorban.
Bila anda memiliki impian, maka dalam mewujudkannya memerlukan orang lain yang mendukung impian itu. Artinya, untuk sebuah kebesaran atau keagungan nilai, maka anda tidak bisa mewujudkannya sendiri.
Beramal jama’i lebih banyak keberuntungannya, di antaranya :
• Beramal jama’i berarti lebih banyak orang, lebih banyak energi yang tersedia, lebih banyak sumber daya.
• Beramal jama’i memaksimalkan peran pemimpin dan menutup kekurangan-kekurangannya. Seorang pemimpin akan bertanggung jawab atas sasaran yang telah dibuat. Berbeda bila individual, maka sasaran mudah diubahnya.
• Kemenangan dan kegagalan dibagi bersama-sama, sehingga mendorong kerendahan hati pada setiap anggotanya. Berbeda bila kemenangan diraih sendiri, maka dapat mendorong pada kesombongan dan bila gagal akan mendorong pada keputusasaan.

Tangan Allah atas Al Jamaah.” (HR. At Tirmidzi)

One response to this post.

  1. Posted by sangmalam on 13 Maret 2008 at 5:15 AM

    syukron akh,sangat bermanfaat

    Balas

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: