Life Style

Antioksidan

Menjadi tua dengan kondisi tubuh prima dan tampil tetap menarik adalah dambaan setiap orang. Kondisi itu tak akan tercapai begitu saja, tanpa tindakan dan usaha sejak dini. Sayangnya, proses penuaan baru disadari setelah tubuh mengalami perubahan fisik. Alhasil, berbagai upaya yang dilakukan seolah tak membuahkan hasil.

Menjadi tua memang tak bisa dihindari, tetapi memperlambat timbulnya penuaan dapat diusahakan mulai sekarang. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab utama penuaan. Sayangnya, radikal bebas tersebar di lingkungan tempat kita hidup, misalnya udara yang terpolusi oleh asap kendaraan bermotor, asap rokok, air yang terpolusi, radiasi sinar ultraviolet dari sinar matahari dan makanan yang mengandung lemak tak jenuh.

Radikal bebas merupakan atom atau molekul yang sifatnya sangat tidak stabil dan sangat reaktif, serta merusak jaringan. Senyawa radikal bebas ini dapat terbentuk akibat dari proses kimia yang terjadi dalam tuubuh tubuh, seperti proses oksidasi, metabolisme sel,  olahraga berlebihan dan peradangan.

Radikal bebas inilah yang menjadi  sumber berbagai penyakit, seperti pengerasan pembuluh darah, jantung koroner, stroke, kanker, tak terkecuali penuaan dini.

Peran antioksidan

Untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, dan juga meredam dampak negatif dari senyawa ini, tubuh memerlukan antioksidan. Antioksidan terdiri dari betakaroten, vitamin E, vitamin C, zinc dan selenium. Secara alamiah betakaroten banyak terdapat pada wortel, apricot, peach, bayam, brokoli, serta asparagus. Vitamin E banyak terdapat pada biji-bijian, ikan, daging serta sayur dan buah-buahan.

Selenium dan zinc banyak terdapat dalam kerang dan daging, serta kacang-kacangan. Memang benar alam sudah menyediakan antioksidan. Tapi sayangnya, antioksidan alamiah tersebut belum dalam satu kesatuan antioksidan yang lengkap. Padahal untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dibutuhkan antioksidan yang lengkap. Pertanyaannya sekarang sudahkah kita mengetahui apakah kandungan antioksidan dalam tubuh kita memadai untuk menolak radikal bebas tersebut.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: